4 Cara Membagi Keuntungan Usaha Agar Cepat Kaya

Siapa pun pemilik usaha pasti ingin mendapat hasil keuntungan dan berharap keuntungannya itu akan membuat cepat kaya. Hanya saja kadang hasil keuntungan usaha digunakan secara berbeda oleh masing-masing pengusaha.

Ada yang menggunakan hasil keuntungan usahanya untuk diputar lagi, ada yang ingin disimpan dalam tabungan, dan adapula yang digunakan untuk kebutuhan pribadinya.

Sebaiknya bagaimana cara yang tepat untuk mengatur hasil keuntungan usaha? Tak ada aturan baku yang mengatur alokasi keuntungan usaha kuliner.

4 Cara Membagi Keuntungan 

Cara Membagi Keuntungan  usaha

Tetapi kalau kepingin punya patokan tentang hasil usaha yang didapat, saya biasanya melakukan hal berikut ini. Mungkin Anda bisa menirunya yang dikutip dari web Souljournal.org.

  1. Sisihkan 30-50 persen untuk Pengembalian Modal Investasi

Jika sudah menghitung total keuntungan bersih dari usaha dan sudah dikurangi biaya operasional untuk setiap bulannya. Anda dapat menyisihkan sekitar 30- sampai 50 persen untuk pengembalian modal investasi.

Saat awal usaha tentunya Anda mengeluarkan modal untuk tempat usaha, pembelian alat dan perlengkapan dan ijin usaha.

Sisihkan secara rutin untuk pengembalian modal tersebut setiap bulannya. Makin besar jumlah yang Anda sisihkan, makin cepat kembali modal usaha Anda.

  1. Sisihkan 10-20 persen untuk Penyusutan Alat & Fasilitas

Sebaiknya sisihkan secara rutin 10 sampai 20 persen untuk dana penyusutan alat & fasilitas. Dalam beberapa waktu ke depan akan ada alat usaha Anda yang rusak, perlu perbaikan atau bahkan perlu penggantian.

Untuk itu Anda perlu disiplin untuk menyisihkan dana jika sewaktuwaktu ada alat dan fasilitas usaha yang harus diganti.

Baca Juga: Bangun Rumah Gaya Bali Modern

  1. Sisihkan 10-20 persen untuk Pengembangan Usaha

Jika Anda ingin usaha terus berkembang dari waktu ke waktu. Sisihkan 10-20 persen keuntungan usaha untuk modal pengembangan. Kumpulkan setiap bulannya dengan teratur maka.

Dalam waktu 1 tahun tanpa terasa Anda akan punya sejumlah uang yang cukup besar untuk memperbesar usaha. Anda dapat melakukan pengembangan usaha seperti menambah produk atau buka cabang kantin baru.

Jika ini disiplin dilakukan, maka setiap tahun usaha Anda akan terus berkembang besar dan untuk tips lengkapnya Anda bisa lihat di Soulofren.com.

  1. Sisihkan 10-50 persen untuk Kebutuhan Pribadi Terakhir

sisihkan 10 sampai 50 persen dari keuntungan untuk kebutuhan pribadi. Kebutuhan pribadi bisa termasuk kebutuhan rumah tangga, membeli barang-barang pribadi, dana tabungan, investasi atau aneka kebutuhan pribadi lainnya.

Tentunya Anda juga ingin menikmati hasil keuntungan usaha untuk kebutuhan pribadi bukan? Semoga dapat bermanfaat, Salam.

Smartfren andromax G2 vs LG L40

Tingkat responsif kedua layar berimbang. Saat dilakukan swipe dan tap bisa mem-feedback dengan cepat. Pembedanya, ada pada pengayaan ftur di layar. L40 menggunakan teknologi Knock Code sebagai secure tambahan dan bisa dikustomisasi hingga 8000 pola, sementara Andromax G2 tidak membekalinya. Kekhasan ini yang menjadi nilai tambah. Belum lagi tambahan proteksi dengan Corning Gorilla Glass 2 yang melapisi layar mungilnya.

Membuat ponsel dari negeri Ginseng ini menjadi tahan gores, kendati harus berbarengan masuk saku bersama logam dan anak kunci. Dari aspek layar,  memilih L40 sebagai jawara, karena kenyamanan layar saat dipandang berlama-lama lebih teduh. Sehingga tidak membuat mata cepat lelah. Ditambah lagi, inovasi saat membuka layar dengan Knock Code mampu menjadi diferensiasi yang unik di kelas bawah. Sementara Andromax G2 terlalu general, dan sama dengan Android kebanyakan.

Smartfren andromax G2 vs LG L40 Selisih Harga jadi Pembeda

Teknorus.com – Banyak yang bilang duit sejutaan bisa buat beli ponsel apaan? Tapi sekarang pertanyaan model gitu mah gampang dijawab. Ada LG dengan L40, Smartfren Andromax G2, Samsung Galaxy Young, dan sederet ponsel lokal lainnya. Urusan kualitas juga sudah lumayan, tak seperti dulu yang terkesan murahan dengan fitur seadanya.

Baca juga : WA WEB

Sekarang ponsel sejuta sudah makin kaya inovasi dengan fitur unggulan. Inovasi memang selalu menjadi andalan sebagai jualan. Apalagi lagi sudah menyangkut ponsel, inovasi mutlak dibutuhkan. Fitur unggulan menjadi jawaban untuk memikat pelanggan. Pada Andromax G2 dan L40 misalnya, ponsel besutan Tiongkok-Korea ini bersaing serius di kelas sejutaan. Apa saja yang ditawarkan? Fitur apa saja yang diunggulkan dan menjadi jagoan? Ikuti kulikan komparasinya.

Desain (Bobot 10%)

Kedua ponsel mengusung model kotak dengan siku menumpul di setiap sudutnya. Terlihat dinamis dan ergonomis, karena tidak terlampau besar ketika dalam genggaman. Berbeda ketika ditaruh bersebelahan, tubuh keduanya cukup timpang. Andromax G2 terlihat lebih raksasa, sementara L40 Dual tampak mungil.

Balutan warna keduanya juga berbeda. Andromax G2 memilih warna hitam yang mengesankan lebih maskulin, sementara rivalnya berkelir putih (meskipun tersedia pula warna hitam). Pindah ke area belakang, lapisan doff hadir sebagai perekat si tangan berkeringat. Hanya saja material L40 lebih baik dan kesat, sehingga meminimalisir ponsel tergelincir saat dipegang. Di detil tombol, keduanya mampu memberikan suguhan yang mirip.

Di tepi kiri L40 terdapat tombol volume, kanan tombol power, sementara port charger di bagian bawah. Sementara di Andromax G2 tombol volume di tepi kiri, power di atas, dan charger di tepi kanan. Semuanya mampu memberikan feedback positif saat dieksekusi. Tinggal membiasakan diri saja saat menggunakannya. Bila dipaksa memilih,  akan memilih Andromax G2 sebagai ponsel idaman. Pasalnya, layar yang dimiliki lebih lega, dan terasa lebih mantap ketika digenggam. Sementara L40 terlalu mungil ketika harus digunakan untuk bermultimedia.

Layar (Bobot 10%)

Seperti saat disinggung sebelumnya, layar Andromax G2 lebih enak secara visual, karena besar. Tapi bagaimana dengan tingkat kecerahannya? L40 mampu mengungguli layar Andromax G2. Layar L40 lebih putih dan cerah, sehingga mata bisa lebih teduh ketika harus memandangnya lebih lama.

Bangun Rumah Gaya Bali Modern 3

Selanjutnya, dengan adanya atap, pekerjaan bisa dilakukan lebih nyaman, karena sudah terlindung dari panas dan hujan. 5. Pekerjaan dinding. 6. Pekerjaan pemipaan dan kelistrikan. 7. Pekerjaan kusen pintu dan jendela. 8. Pekerjaan plester dan aci dinding. 9. Pekerjaan pintu dan jendela. 10. Pengecatan dinding. 11. Pekerjaan lantai. Pekerjaan di atas adalah secara umum, bukan pekerjaan mendetail.

Karena apabila diuraikan secara detail akan menghabiskan lebih dari 4 halaman. Jadi, dari tahapan pekerjaan di atas Anda bisa memperkirakan masing-masing tahapan membutuhkan biaya berapa. Anda bisa berdiskusi dengan pemborong yang akan melakukan pekerjaan pembangunan rumah Anda. Semoga jawaban yang saya berikan bisa membantu Anda untuk mewujudkan rumah impian.

Bangun Rumah Gaya Bali Modern 2

Jadi untuk uang yang anda miliki saat ini mungkin bisa digunakan untuk membuat fondasi dan sebagian pembuatan kolom. Tentu saja membangun rumah bisa dilakukan secara bertahap, terutama apabila ada masalah dengan pembiayaan, ketika harga bahan bangunan cenderung selalu naik. Agar pekerjaan dan tukangnya juga bisa lebih efsien, Anda dapat memilih menggunakan tukang borongan.

Tinggal pilih, borongan jasa saja atau bisa borongan jasa sekaligus dengan bahan bangunan. Sebelas Tahapan Tahapan tersebut bisa satu persatu, bisa juga beberapa tahap sekaligus. Berikut adalah tahapan yang biasa dilakukan. 1. Pekerjaan pembersihan lahan, pemasangan bouwplank dan galian fondasi. 2. Pekerjaan fondasi dan sloop beton. 3. Pekerjaan kolom struktur. 4. Pekerjaan penutup atap. Sampai di sini bisa berhenti dulu seandainya dana tidak mencukupi.

Bangun Rumah Gaya Bali Modern lengkap dengan Genset dari Surabaya

Bangun Rumah Gaya Bali Modern lengkap dengan Genset dari Surabaya. Harga genset yang murah dari Surabaya bisa didapatkan dari Agen Juel Genset Surabaya yang memberikan potongan harga serta garansi resmi.

Namun apabila carport hanya dibuat untuk satu mobil, masih memungkinkan sinar matahari masuk ke ruangan. Selain itu, dengan adanya 2 carport terpisah, Anda juga bisa memiliki 2 akses masuk ke dalam rumah, melalui pintu utama di depan dan pintu samping dari dapur. Untuk konsep rumah Bali, mungkin Anda dan suami lebih memahami konsep tersebut daripada saya.

Pada denah Anda dapat melihat bahwa pintu masuk utama dari arah teras ada foyer atau ruang penerima tamu kecil, yang memiliki dinding pembatas yang juga berfungsi sebagai dinding “tulak tala” atau penolak bala, yang memungkinkan ruang utama (ruang makan dan ruang keluarga) tidak terlihat langsung dari depan. Dari ruang tengah yang menjadi ruang utama, ada akses untuk ke ruang-ruang tidur di samping kiri dan kanan, serta dapur di bagian belakang.

Khusus untuk area servis, Anda dapat melihat bahwa di samping dapur ada akses tangga ke atas. Apabila di kemudian hari Anda berniat membangun ruang untuk pembantu atau gudang, tangga ini dapat dibuat. Namun apabila saat ini Anda tidak menggunakan jasa asisten rumah tangga, Anda dapat melakukan pekerjaan cuci dan jemur di depan dapur dan carport samping.

Tentunya Anda harus memberi pagar atau penutup pada carport, agar pakaian Anda yang dijemur tidak terlihat oleh tetangga atau orang yang lewat. Saya lebih menyarankan untuk membuat tempat jemur di atas, selain akan mendapatkan panas matahari dan angin lebih banyak, privasi Anda juga akan lebih terjaga. Biaya Pembangunan Untuk membangun rumah di Jakarta, dari pengalaman saya, saat ini biayanya berkisar di Rp4 juta – 4,5 juta per m2.

Di bawah itu bisa saja, namun berdasarkan pengalaman saya, kualitasnya akan berkurang dengan sendirinya. Jadi Anda bisa menghitung perkiraan biayanya dengan mengalikan luas lantai bangunan dikalikan harga membangun tersebut. Sepengetahuan saya untuk harga bahan bangunan, seperti semen umpamanya, di daerah di luar Pulau Jawa yang tidak ada pabrik semen, biasanya harganya jauh lebih tinggi, karena bahan-bahan bangunan tersebut harus didatangkan dari Jakarta atau kota lainnya yang terdekat.

Bangun Rumah Gaya Bali Modern lengkap dengan Genset dari Jakarta

Bangun Rumah Gaya Bali Modern lengkap dengan Genset dari Jakarta. Harga genset yang murah bisa didapatkan dari Distributor Jual genset Jakarta yang terbaik karena bergaransi dan memberikan potongan harga untuk setiap pembelian unit baru.

Saya ingin berkonsultasi dengan Bapak. Saya memiliki lahan berukuran 15m x 20m, di hoek dan menghadap selatan. Di lahan ini saya ingin membangun sebuah rumah impian bergaya Bali modern, karena suami saya berasal dari Bali. Pada fasad ada aksen berupa batu alam. Saya sudah mencoba membuat denah sendiri (terlampir), namun saya masih bingung dengan denah tersebut, apakah sudah baik dan proporsional, dari segi sirkulasi udara dan cahaya. Adapun ruang yang kami butuhkan adalah sebagai berikut.

1. Ruang tidur utama (plus kamar mandi). 2. Ruang tidur anak (2 buah). 3. Ruang tidur tamu. 4. Ruang tamu. 5. Ruang keluarga. 6. Ruang makan. 7. Dapur kotor. 8. Dapur bersih. 9. Ruang cuci dan jemur. 10. Tempat sembahyang (untuk umat Hindu). 11. Kamar mandi. 12. Taman belakang dan samping. 13. Carport. Saya mengidamkan ruang keluarga, ruang makan, dan dapur menghadap ke taman, sehingga suasana menjadi lebih nyaman. Saat ini saya hanya memiliki dana Rp150 juta. Mungkinkah saya membangun rumah ini dengan dana tersebut, ataukah pembangunan harus dilakukan secara bertahap?

Denah yang Anda kirimkan sudah saya periksa dan perbaiki agar bisa lebih baik dan optimal, terutama dalam hal pembagian zona. Di samping itu, seperti permintaan Anda, saya memberikan denah yang memungkinkan sirkulasi udara dan sinar matahari masuk lebih optimal. Semua ruangan memiliki bukaan langsung ke ruang terbuka, sehingga tentu semua ruangan akan mendapatkan pencahayaan alami dan sirkulasi udara yang baik.

Anda beruntung memiliki lahan yang cukup luas, sehingga masih memungkinkan membangun rumah berlantai satu dengan jumlah ruangan seperti yang Anda inginkan. Namun tetap saja sebagaimana peraturan membangun untuk rumah di hoek, Anda tetap harus memberikan ruang terbuka ke arah kedua jalan di depan dan samping rumah.

Hal ini berlaku secara internasional, untuk perlakuan rumah di hoek. Dua Carport Carport saya pisahkan menjadi di depan dan belakang, sebab apabila carport dibuat menjadi satu, penutup atap carport tersebut membuat ruangan-ruangan yang ada di dalam rumah terhalang mendapatkan sinar matahari.