Halo ibu mayke, anak saya laki-laki (4,5) sudah di tk. Di sekolah dia sangat pendiam, tidak pernah bicara kecuali dengan seorang teman dekatnya yang sudah kenal sejak sebelum sekolah. Menurut gurunya, dia sangat pasif, tidak mau ikut menari dan menyanyi, dan diam saja jika ditanya. Saya tidak tahu kenapa dia begitu.

Baca juga : Beasiswa s2 Jerman

Padahal di rumah dia sangat aktif, tidak bisa diam, cerewet, banyak bertanya, dan bercerita. Kalau ditanya di sekolah diajar apa, dia bilang tidak tahu, lupa. Tapi sering dia menyanyi lagu yang diajarkan di sekolah, hafal dan benar. Dia jjuga suka bercerita tentang teman-temannya di sekolah. Minta sarannya bu, bagaimana supaya anak saya di sekolah bisa lebih aktif dan ceria seperti biasanya di rumah. Terima kasih. Caroline youki – jakarta. Membuat anak sama aktifnya di sekolah seperti di rumah, membutuhkan usaha yang cukup kuat. Saya menduga putra Ibu tidak mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Hal ini bisa merupakan faktor bawaan (bisa dicek bagaimana ibu atau ayahnya).

Namun faktor lingkungan, dalam hal ini seberapa banyak anak dibiasakan bergaul dengan orang lain, juga ikut berperan. Kemudian bagaimana pengasuhan di rumah? Apakah cenderung melindungi anak, sehingga dia tidak terbiasa mengambil inisiatif untuk melakukan sesuatu, karena semua sudah tersedia dan sudah ada yang memilihkan untuk dia? Kalau memang benar anak cederung lambat dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan di luar rumah; di rumah lebih banyak dilindungi dan disediakan semua yang dia butuhkan, maka solusinya lebih jelas.

Perbanyak kesempatan anak bermain de ngan teman sebaya di luar sekolah (play date), mengajak anak ke pertemuan antarteman dari orangtua nya atau keluarga besar, ikutsertakan dalam kegiatan kelompok musik anak yang memerlukan kerja sama antaranak. Di rumah, bebaskan anak lebih ba nyak dalam menentukan pilihannya sendiri. Misal, baju yang dia pakai, cara memainkan suatu permainan, melakukan eksplorasi, bereksperimen dengan bahan-bahan yang ada. Biarkan dia mengusahakan sendiri yang dibutuhkan, bantuan hanya diberikan secukupnya saja.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *