Makanan Penambah ASI – Banyak para ibu muda yang sering mengeluh atau bahkan mengalami proses menyusui. Keluhan ini disebabkan oleh keluarnya air susu ibu (ASI) yang sedikit. Padahal ASI sangat penting untuk bayi yang baru lahir sampai mereka bisa makan sendiri.

ASI sangat penting untuk bayi, sistem pencernaan bayi yang baru lahir belum sempurna sehingga kandungan yang ada dalam ASI akan menyempurnakannya. Kemudahan dicerna dan akan memberikan berbagai macam gizi bahkan menambahkan antibodi bagi bayi seperti yang dikutip dari Antalogi.

ASI adalah makanan pokok bayi daripada susu formula. Anda bisa membandingkan sendiri tumbuh kembang bayi yang menggunakan ASI dan susu formula. Bayi yang diberi ASI akan memiliki tulang yang lebih kuat, terhindar dari obesitas, hubungan antara ibu dan bayi akan lebih dekat karena proses menyusui yang intens.

Selain keuntungan itu juga ASI dapat menghilangkan stress pada ibu yang baru saja melahirkan bahkan sampai mengurangi resiko kanker. Ya, penyakit kanker akan terhindari dari ibu karena penurunan hormon estrogen akan terjadi pada saat menyusui. Efektifitas ASI yang paling penting adalah menghemat pengeluaran.

Faktor Penyebab ASI Ibu Berkurang

Jika dilihat dari banyaknya keuntungan ASI bagi bayi dan juga ibu maka produksinya harus segera diperbanyak. Jangan sampai bayi kekurangan ASI dan ibu pun merasa tidak nyaman bahkan memiliki resiko kanker yang tinggi. Namun bagaimana dengan ibu yang ternyata tidak dapat memproduksi ASI dengan baik? Apa masalahnya dan bagaimana mengobatinya?

ASI yang diproduksi oleh ibu bisa saja berkurang atau berhenti sama sekali karena berbagai macam hal. Ibu yang mengalami stress adalah salah satu pemicu utama ASI tidak keluar dan mulai sedikit. Adanya masalah hormonal seperti tingginya kadar tiroid dan mengalami diabetes bisa juga menjadi penyebabnya.

Ibu menyusui yang telah melakukan operasi payudara seperti memasang silikon jelas tidak mungkin untuk menyusui. Namun itu juga tergantung dengan bentuk keberhasilan operasi yang dijalankan. Ibu yang tidak membiasakan bayi mereka untuk menyusu secara rutin juga bisa menimbulkan masalah keluarnya ASI.

Bayi seharusnya diberi ASI secara rutin khususnya malam hari. Sejak awal melahirkan dan masih di rumah sakit ibu mudah yang baru melahirkan akan diajarkan untuk menyusui bayi mereka. Terkadang kesulitan muncul karena bayi yang mengalami kesulitan menghisap disebabkan tali lidah yang pendek.

Berbagai macam masalah tersebut bisa sangat mempengaruhi produksi ASI pada ibu. Nah bagaimana dengan solusinya? Ada banyak solusi mudah salah satunya adalah dengan makanan penambah ASI.

Bermasalah dengan ASI? Konsumsi 5 Makanan Penambah ASI Ini

Jika masalah ASI muncul karena stress, maka sang ibu harus menghindari masalah dan lebih rileks. Jangan terlalu banyak memikirkan banyak hal, fokuslah pada bayi Anda yang membutuhkan asupan gizi dari ASI. Namun jika Anda sudah menghindari stress namun ASI tetap keluar sedikit atau bahkan tidak keluar sama sekali maka asupan makanan harus diperbaiki.

Bagaimana selama ini pola makan Anda? Apakah banyak makanan yang Anda tidak konsumsi karena tidak doyan? Sebagai ibu hamil Anda tidak boleh memilih-milih makanan karena saat ini ada kebutuhan bayi yang harus dipenuhi kecuali Anda memiliki alergi dengan makanan tertentu. Memperbaiki ASI yang keluar sedikit dengan asupan makanan saja sebenarnya sudah sangat cukup.

Memperbanyak ASI yang sudah sedikit dengan makanan bisa dilakukan setiap hari. Nah apa saja makanan yang harus dikonsumsi ibu menyusui? Berikut ini daftar makanan yang wajib dikonsumsi.

  1. Kacang hijau

Pada saat hamil Anda pasti banyak disarankan untuk mengkonsumsi kacang hijau jika ingin bayi Anda memiliki rambut yang tebal. Selain itu kacang hijau sangat baik untuk ibu hamil. Tidak hanya saat hamil saja Anda harus mengkonsumsi kacang hijau, Anda bisa mengkonsumsinya untuk menambah jumlah ASI.

Di dalam kacang hijau terdapat zat tiamin dan vitamin B1 yang akan meningkatkan kadar hormon oksitosin yang memicu produksi ASI. Selain itu kacang hijau juga memiliki banyak kandungan karbohidrat yang dibutuhkan ibu menyusui. Anda bisa mengkonsumsi bubur kacang hijau setiap pagi.

  1. Wortel

Siapa yang tidak mengenal wortel, beberapa ibu memang tidak menyukainya namun wortel sangat baik untuk memproduksi ASI. Kandungan enzim phytoestrogens pada wortel akan menambah produksi ASI selain itu kandungan vitamin A juga baik untuk mata ibu dan mata bayi.

Pastikan Anda mengkonsumsi jus wortel setiap pagi, atau Anda juga bisa minum sari jus wortel yang telah diparut. Untuk lebih efektif lagi selalu minum satu gelas sebelum makan siang.

  1. Buah pepaya

Makanan penambah ASI lainya adalah buah pepaya, di dalam pepaya ibu menyusui akan mendapatkan 33% vitamin dengan 50% kalium. Kalium sangat dibutuhkan untuk memproduksi ASI lebih banyak daripada biasanya. Bahkan kelium akan menghindari masalah depresi atau stress yang berkepanjangan.

Konsumsi buah pepaya potong setiap pagi atau sebelum makan. Buah pepaya juga akan mempermudah pencernaan sehingga menghindari masalah sembelit pada ibu.

  1. Labu siam/ Jipang

Ada beberapa nama berbeda di setiap daerah untuk menyebutkan sayuran yang satu ini. Labu siam atau buah sangat baik dikonsumsi oleh ibu hamil.

Di dalam labu siam terdapat kandungan asam folat mencapai 23% dan jumlah tersebut sama yang dibutuhkan oleh tubuh.  Kandungan asam folat akan membentuk sel hemoglobin dalam darah. Selain itu juga akan membantu perkembangan jaringan dalam tubuh bayi.

Memproduksi ASI yang banyak juga membutuhkan kandungan asam folat karena ini akan dikonsumsi oleh bayi. Semakin banyak kandungan baik yang dikonsumsi ibu maka akan baik juga untuk bayi.

  1. Bayam

Bayam ketika sudah diolah menjadi sayur akan segar dan enak dikonsumsi, namun ingat jangan pernah memanaskan sayur bayam yang sudah matang di sore atau malam hari. Sayur bayam akan kehilangan kandungan gizinya dan juga menimbulkan racun. Di dalam bayam terkandung multivitamin, protein dan mineral.

Sebagai sayuran hijau, bayam memiliki kandungan enzim phytoestrogens yang akan menambah produksi jumlah ASI. Kandungan zat besi yang tinggi akan menambah pembentukan sel darah merah dan adanya vitamin B6 akan meningkatkan metabolisme bayi, baca artikel selanjutnya di bagian kedua.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *