Modal Jempol Dan Akun Anonim II

Kabar burung tentang serbuan tenaga kerja asing ini sejalan dengan isu sentimen anti-Cina lainnya. Presiden Joko Widodo sampai turun tangan mengklarifkasinya dengan menyebutkan secara resmi jumlah pekerja Cina hanya 21 ribu, sementara sisanya wisatawan. Presiden meminta polisi mencari dan menemukan penyebar isu tenaga kerja Cina ini.

Kabarnya, polisi sudah mengantongi beberapa nama akun yang diduga menyebarkan isu tersebut. Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan penyebar isu tenaga kerja Cina lewat media sosial telah terlacak. ”Bukan bisa dicari lagi, tapi sudah teridentifkasi,” ujarnya Selasa pekan lalu. Kementerian dan polisi, kata Rudiantara, sedang berkoordinasi untuk mencokoknya dengan aturan dan hukum.

Selain mencari akun penyebar hoax atau berita palsu di media sosial, polisi serta Kementerian Komunikasi dan Informatika menyasar portal-portal berita yang mempropagandakan isu tersebut. Beberapa nama situs, seperti Postmetro.com, Pribuminews.com, dan Portalpiyungan.com, sudah masuk pengawasan polisi. Ada juga DragonTV, sebuah kanal di Internet yang menyebarkan video ”serbuan tenaga kerja Cina”. Satu videonya di Facebook telah ditonton lebih dari 420 ribu kali dan dibagikan hingga 25 ribu kali.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *