Mas Achmad Santosa Kembali Berdansa Bag2

Lalu ia menjadi anggota Satgas Pemberantasan Mafa Hukum. Pada 2012, ia menjadi Deputi Kepala Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4). ”Ketika di UKP4, saya sempat rutin berjoging pagi-pagi di Monas sebelum beraktivitas,” ujarnya. Saat ia bergabung dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan, kebiasaan joging pagi pun tak lagi ada. Padahal kantornya lebih dekat dengan Monas.

”Seharusnya untuk orang seusia saya rutin berolahraga semacam joging. Maka ingin dipaksakan lagi dansa setiap akhir pekan,” tuturnya. Beruntung pemimpinnya saat ini, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, gemar berdansa. Kini ia masih mencari guru dansa karena guru dansa sebelumnya sudah pindah ke Belanda. Setelah mendapatkan guru baru, ia siap kembali berlatih dan melangkahkan kaki di atas lantai dansa, cha-cha-cha….

Resmi Tiba di Indonesia bersama NET89 Bag2

Resmi Tiba di Indonesia bersama NET89 – Jaringan 3G memiliki bandwith kecepatan hingga 2 Mbps. Untuk saat ini, jaringan 3G sebenarnya masih tergolong mencukupi, bahkan untuk streaming video sekali pun. Namun sayangnya 3G di Indonesia tak begitu optimal. Bahkan di Jakarta saja, jaringan 3G belum terlalu merata. Di dalam gedung tinggi misalnya, jaringan 3G terkadang sulit didapat. Padahal, kecepatan 3G menjadi batas minimum untuk sebuah smartphone yang notabene bisa melakukan apa pun selama ada koneksi Internet cepat.

Di antara 3G dan 4G, sebenarnya ada istilah 3.5G atau juga dikenal dengan istilah HSPA. Teknologi ini membawa peningkatan cukup signifikan, mencapai 3,7 Mbps. Di Indonesia sendiri, khususnya Jakarta, jaringan 3G sudah banyak digantikan oleh HSPA guna menunjang kebutuhan data pengguna gadget di tanah air. Jauh di atas 3G, 4G melenggang dengan kecepatan maksimum yang terbilang fantastis. Teknologi ini memiliki bandwith kecepatan download hingga 300 Mbps serta upload hingga 75 Mbps. Namun perlu diingat, kecepatan tersebut adalah kecepatan maksimal yang bisa diraih apabila penyedia layanan Internet mampu menyediakan ekosistem yang mendukung dan dapat bekerja secara maksimal.

Bisa dibayangkan, seandainya kecepatan 4G di Indonesia bisa mencapai 50 Mbps, Anda hanya memerlukan waktu 2,5 menit untuk men-download file berukuran 1 GB. Kenyataan tak seindah mimpi Wajib Anda ketahui, kecepatan maksimal teknologi 3G maupun 4G tidak ada artinya apabila penyedia layanan Internet tidak mampu membangun ekosistem yang memadai. Ujung-ujungnya, kecepatan maksimal yang diklaim hanya sebatas mimpi atau isapan jempol saja.

Sepanjang sejak terjang teknologi 4G di Indonesia, hal ini sudah terbukti ketika PT. Internux merilis BOLT! yang menyediakan layanan Internet 4G LTE. CHIP menjadi salah satu media yang sempat menjajalnya. Pada awalnya, kecepatan yang dihasilkan bisa mencapai 25 Mbps dengan catatan, area jangkauannya masih sangat terbatas. Tak lama kemudian, BOLT! sudah memiliki area jajahan lebih luas dan merata. Sayang, kecepatannya menurun drastis karena banyaknya pengguna. Kecepatan real-time yang dihasilkan berkisar di angka 5 Mbps (download). Inikah saatnya?

Sumber : https://net89.net/

Tuduhan Maut Kenalan Baru Bag7

Hari itu, 21 November 2004, Zulfqar kedatangan temannya yang hendak meminjam uang, Taslim Raza Khan. Begitu pintu terbuka, petugas berpakaian sipil itu bertanya, ”Mana Ali?” Tiga polisi bersenjata pistol menerobos ke dalam rumah. Tiga lainnya berjaga di depan. Ketika Siti dan Zulfqar bertanya-tanya, polisi itu hanya mengatakan, ”Ikut saja.” Taslim, yang sedang bertamu, turut ”diangkut”. Ia dilepas setahun kemudian tanpa didakwa.

Setelah ditangkap di rumahnya, Zulfqar dibawa ke sebuah tempat di dekat Bandara Soekarno-Hatta. Beberapa hari kemudian, ia baru dibawa ke kantor Kepolisian Daerah Metro Jaya. Belakangan, polisi juga menangkap Gina Pratidina, teman perempuan Zulfqar, di rumah kontrakan di Kuningan, Jakarta Selatan.

Belajar Melestarikan Air Di Zona Taman Pintar

Danone AQUA bekerja sama dengan Taman Pintar Yogyakarta meluncurkan Zona Air untuk Kebaikan Hidup di Taman Pintar. Zona ini merupakan salah satu upaya Danone AQUA untuk terus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai hidrasi sehat. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Yogyakarta, Aman Yuriadijaya, menyampaikan apresiasinya kepada Danone AQUA yang selama ini telah berpartisipasi secara konsisten memberikan edukasi kepada masyarakat Indonesia mengenai pelestarian air dan hidrasi sehat, “Taman Pintar akan terus mengembangkan teknologi dengan konsep menyenangkan dan tentu saja mendidik.

Baca juga : toefl ibt jakarta

Karena itu, kami sangat mendukung upaya pembaruan serta peningkatan seperti yang dilakukan Danone AQUA yang senantiasa memberikan pengetahuan kepada anakanak dengan cara menarik dan menyenangkan, sehingga pesanpesan yang ingin disampaikan mampu ditangkap dan diserap dengan baik.” Adanya Zona Air ini diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran tentang pentingnya melestarikan lingkungan hidup. “Kami menyadari, pelestarian air tidak dapat dilakukan sendirian, harus melalui kerja sama dengan berbagai pihak. Pendidikan tentang pentingnya melestarikan air dan bagaimana cara menjaganya, harus ditanamkan sejak dini.

Kehadiran Zona Air untuk Kehidupan dengan konsep dan teknologi baru ini, diharapkan dapat memupuk kepedulian masyarakat sejak usia dini akan pentingnya air dan pelestarian lingkungan demi keberlangsungan generasi Indonesia sehat di masa yang akan datang,” ujar Presiden Direktur Danone AQUA, Charlie Cappetti. Zona Air ini memiliki konsep water museum, di mana di dalamnya terdapat teater 4D yang dapat mengajak anak-anak untuk mendalami perjalanan siklus air dengan cara menyenangkan. Selain itu, pada permainan Kalkulator Hidrasi, anak-anak akan diajarkan untuk belajar mengenai fungsi air bagi kesehatan, pelestarian lingkungan melalui permainan kinect biopori, cara kerja roket air dengan tekanan udara, pengendali air, serta belajar menge nai jenis-jenis air dan sumbernya.

Polusi Dan Kognitif

Anak-anak yang bersekolah di daerah terpapar polusi udara kendaraan bermotor sangat berisiko mengalami gangguan perkembangan kognitif. Demikian hasil studi baru dari Spanyol yang diterbitkan dalam jurnal PLOS Medicine. Peneliti menganalisis aspek kognitif pada 2.715 anak usia 5s12 tahun dari 39 sekolah di %arcelona selama satu tahun. Peneliti mengukur kandungan nitrogen dioksida dalam polusi itu dua kali sepekan di taman bermain sekolah dan lingkungan dalam ruangan. Hasilnya, peningkatan perkembangan kognitif para siswa dari sekolah yang tercemar polusi udara lebih rendah ketimbang dari institusi pendudukan dengan lingkungan udara yang sehat.

Sumber : https://pascal-edu.com/

Merayakan Jazz Hingga Lereng Gunung Bag17

”Konser jazz perlu dibuat di luar ruangan untuk mendapatkan suasana dan pengalaman yang berbeda dibanding konser-konser jazz di dalam gedung.” Anas menyatakan Prambanan ia pilih sebagai tempat konser karena menjadi mahakarya candi Hindu terbesar di Indonesia. Ia tak memilih Candi Borobudur di Magelang karena akses transportasi yang terbatas. Di Yogyakarta, Prambanan lebih mudah terjangkau dari Bandar Udara Adisutjipto.

Pengunjung juga lebih mudah mendapat akses transportasi, rental mobil, hotel, penginapan, dan kuliner di Yogyakarta. Prambanan Jazz perdana digelar pada 2015. Perhelatan jazz ini mengusung konsep memadukan mahakarya Candi Prambanan dengan musikus jazz ternama. Saat itu Prambanan Jazz, yang digelar sehari, mendatangkan pemain saksofon kondang asal Amerika, Kenny G.

Di Sekolah Pendiam, Di Rumah Cerewet

Halo ibu mayke, anak saya laki-laki (4,5) sudah di tk. Di sekolah dia sangat pendiam, tidak pernah bicara kecuali dengan seorang teman dekatnya yang sudah kenal sejak sebelum sekolah. Menurut gurunya, dia sangat pasif, tidak mau ikut menari dan menyanyi, dan diam saja jika ditanya. Saya tidak tahu kenapa dia begitu.

Baca juga : Beasiswa s2 Jerman

Padahal di rumah dia sangat aktif, tidak bisa diam, cerewet, banyak bertanya, dan bercerita. Kalau ditanya di sekolah diajar apa, dia bilang tidak tahu, lupa. Tapi sering dia menyanyi lagu yang diajarkan di sekolah, hafal dan benar. Dia jjuga suka bercerita tentang teman-temannya di sekolah. Minta sarannya bu, bagaimana supaya anak saya di sekolah bisa lebih aktif dan ceria seperti biasanya di rumah. Terima kasih. Caroline youki – jakarta. Membuat anak sama aktifnya di sekolah seperti di rumah, membutuhkan usaha yang cukup kuat. Saya menduga putra Ibu tidak mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Hal ini bisa merupakan faktor bawaan (bisa dicek bagaimana ibu atau ayahnya).

Namun faktor lingkungan, dalam hal ini seberapa banyak anak dibiasakan bergaul dengan orang lain, juga ikut berperan. Kemudian bagaimana pengasuhan di rumah? Apakah cenderung melindungi anak, sehingga dia tidak terbiasa mengambil inisiatif untuk melakukan sesuatu, karena semua sudah tersedia dan sudah ada yang memilihkan untuk dia? Kalau memang benar anak cederung lambat dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan di luar rumah; di rumah lebih banyak dilindungi dan disediakan semua yang dia butuhkan, maka solusinya lebih jelas.

Perbanyak kesempatan anak bermain de ngan teman sebaya di luar sekolah (play date), mengajak anak ke pertemuan antarteman dari orangtua nya atau keluarga besar, ikutsertakan dalam kegiatan kelompok musik anak yang memerlukan kerja sama antaranak. Di rumah, bebaskan anak lebih ba nyak dalam menentukan pilihannya sendiri. Misal, baju yang dia pakai, cara memainkan suatu permainan, melakukan eksplorasi, bereksperimen dengan bahan-bahan yang ada. Biarkan dia mengusahakan sendiri yang dibutuhkan, bantuan hanya diberikan secukupnya saja.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Baja Lancung Masuk Konstruksi Bag3

”Ini bahaya karena masif dijual di pasar kemudian dipakai konsumen untuk konstruksi,” kata Hidajat saat ditemui di kantornya, Kamis pekan lalu. Musababnya, cara pengolahan besi beton banci membuat spesifkasi dan kualitasnya tidak sesuai dengan standar keselamatan bangunan. Hidajat mengatakan besi tersebut merupakan produk hasil pengolahan pabrik peleburan baja yang menggunakan teknologi tungku induksi (induction furnace). ”Induction furnace ini praktiknya tidak sesuai dengan kaidah,” ujarnya. Sistem dapur ini hanya mengolah bahan baku yang berasal dari scrap atau besi tua menjadi besi cair, lalu dicetak dan digiling menjadi besi tulangan. Bahkan, menurut Hidajat, ada pabrik berskala kecil yang proses peleburannya di tanah untuk kemudian dicetak menjadi balok-balok baja.

Dengan Nyeri Panggul Berdamai

Rasa nyerinya memang bisa mengganggu aktivitas Mama sehari-hari. Namun, jangan khawatir, bisa diatasi, kok. Ada yang menye- butnya nyeri pelvis atau dikenal pula dengan Symphisis Pubis Disfunction (SPD). Belakangan justru sering dikenal sebagai Pain Girdle Pelvis (PGP). Yang jelas, antara SPD maupun PGP merupakan sebutan untuk sakit nyeri panggul. Jadi, keduanya sama, tidak ada perbedaan. Umumnya, keluhan nyeri panggul ditemukan pada 50—80% mamil.

Baca juga : Beasiswa S1 Jerman Full

Kendati demikian, nyeri panggul bisa pula dialami oleh perempuan yang tidak hamil, bahkan juga kaum lelaki yang umum nya disebabkan oleh cedera atau trauma. Untuk nyeri panggul yang terjadi pada masa kehamilan, begini penjelasan nya. Saat hamil, tubuh Mama memproduksi hormon relaksin. Gunanya untuk melenturkan ligamen (jaringan antar-sendi) sehingga nantinya memudahkan proses kelahiran bayi. Sayangnya, bagi mamil hal itu malah membuat pergerakan antar-sendinya menjadi tidak stabil. Ketidakstabilan sendi inilah yang menimbulkan keluhan nyeri.

Penyebab lainnya, yaitu berat badan yang meningkat saat kehamilan, peregangan dinding rahim akibat janin yang membesar dan posisinya dalam rahim; pengaruh dari bentuk rahim Mama; perubahan pada bentuk atau proporsi tu buh akibat kehamilan; pengaruh bentuk tulang panggul atau postur tubuh Mama; tekanan pada jaringan saraf di dasar panggul; tekanan pada pembuluh darah di dasar panggul; tekanan di tulang pubis, dan kontraksi palsu sampai kontraksi prematur.

Keluhannya Bervariasi

Nyeri panggul biasanya mulai dirasakan saat rahim membesar dan keluar dari rongga panggul, sekitar usia kehamilan 16–18 minggu atau trimester kedua. Namun, keluhannya tidak bisa spesifik, karena dirasakan pada beberapa wilayah dan kadang melibatkan organ lain dari luar panggul, seperti selangkangan, bokong, perut bagian bawah sampai pangkal paha. Umumnya, nyeri yang dirasakan berbeda-beda pada setiap mamil.

Sebagian hanya merasakan seperti berdenyut yang tidak nyaman di sekitar selangkangan, sebagian lagi lainnya mengalami sakit yang parah sampai sulit berjalan. Demikian pula de ngan frekuensi nyeri, ada yang berlangsung terus-menerus, bahkan bebe rapa bisa memburuk pada saat menjelang persalinan. Meski begitu, nyeri pelvis bukan merupakan indikasi sesar, selama Mama dan bayi dalam keadaan sehat. (Lihat boks “Bisa, Kok, Persalinan Normal”)

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Kisah Rumah Boneka di Gunung Toga Bag2

Tiap negara menggunakan bahasa pengantar negara masing-masing, yaitu bahasa Indonesia, Cina, Taiwan, Korea, dan Jepang sebagai tuan rumah. Kelimanya membawakan naskah yang sama, yaitu babak terakhir dari lakon Rumah Boneka yang ditulis Ibsen pada sekitar 1879. Neo Teater, yang mewakili Indonesia, dan kelompok dari Cina tampil di Toga Sanbo, sebuah gedung teater bergaya Kabuki yang ”dikeramatkan” dan telah berusia 150 tahun.

Kelompok dari Taiwan dan Jepang berpentas di panggung terbuka, Rock Theatre. Adapun wakil dari Korea tampil di teater kotak hitam di bagian gedung Center for Creative Exchange. Kawasan Toga Art Park, yang menyatakan diri sebagai ”The Mecca of Theatre”, lengkapnya memiliki enam panggung teater yang sangat bagus-bagus.

Jangan Sampai Kena Flu Bag2

Jadi, perbedaan mendasar dari skizofrenia dan bipolar, yaitu bipolar merupakan gangguan mood, sedangkan skizofrenia lebih banyak ke arah gangguan isi pikiran ada waham dan halusinasi serta gangguan proses pikir inkoheren.

Baca juga : Kursus Bahasa Jepang di Jakarta Selatan

Cegah Dengan Vaksin Influenza

Sampai saat ini penyebab pasti dari skizofrenia belum diketa hui. Ada beberapa Iaktor penyebab selama kehamilan yang dapat berpengaruh, seperti inIeksi, preeklamsia, gizi buruk, diabetes melitus, perdarahan, dan gangguan psikososial. ,nIeksi yang sering terMadi pada masa kehamilan, antara lain influenza, toksoplasmosis, rubela, dan herpes simpleks tipe 2, padahal pada dasarnya infeksi virus di masa kehamilan, seperti measles, rubella, varicella-zoster, dan polio berpotensi meningkatkan risiko Manin mengalami skizofrenia di kemudian hari.

Faktor daya tahan tubuh mamil memengaruhi mudah atau tidaknya inIeksi influenza terjadi. Penurunan daya tahan tubuh selama kehamilan berpotensi meningkatkan percepatan penularan inIeksi influenza yang akan berpengaruh pada gangguan perkembangan saraI otak Manin. Dari bukti serologi, penelitian prenatal Determinant of Schizophrenia melaporkan, terdapat hubungan antara paparan influenza yang terjadi saat kehamilan dengan skizofrenia dan gangguan bipolar. Menurut Brown, vaksinasi flu pada mamil akan lebih eIektif menurunkan risiko bayi terkena gangguan bipolar.

Malah, sejak 1997 Centers for Disease Control and prevention pusat pengendalian dan pencegahan penyakit, badan Departemen kesehatan dan layanan masyarakat di Amerika Serikat telah merekomendasikan vak-sinasi influenza untuk mamil pada trimester kedua dan ketiga. Rekomendasi ini kemudian direvisi pada 2004 menjadi semua mamil di trimester kehamilan berapa pun dianjurkan untuk diberi Vaksinasi influenza. Begitu pun Komite penasihat imunisasi Nasional Kanada, pada 2007-2008, untuk pertama kalinya merekomendasikan semua perempuan hamil divaksinasi influenza.

Vaksin influenza yang di rekomendasikan adalah yang berasal dari Virus yang sudah dimatikan. The American College oI Obstetricians and Gynecologists ACOG dan The Advisory Committee on immunitation practices ACIP tidak merekomendasikan pem berian vaksinasi influenza yang berasal dari virus hidup atau dilemahkan, karena bisa mengakibatkan gangguan perkembangan otak janin. pemberian vaksin influenza ini Juga harus atas seijin dokter ya, Ma. Tidak dianjurkan pemberian vaksin semprot hidung.

Sumber : https://eduvita.org/